Berita Desa

Jokowi Marah Dan Berduka! Petugas Pajak Di Sibolga Tewas Dibunuh – Berita Terbaru

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email



13 April 2016 – Jokowi Marah Dan Berduka! Petugas Pajak Di Sibolga Tewas Dibunuh – Berita Terbaru
Thanks for Subcribes and Share
Please Like and Coment
Jakarta- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengatakan jika tragedi tewasnya dua orang pegawai pajak yang ditikam oleh wajib pajak di Desa Hilihao, Kota Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara adalah karena keteledoran.

“Rekan-rekan Ditjen Pajak Sibolga menganggap daerah Nias tidaklah rawan. Lantaran tidak rawan, dua petugas juru sita pajak DJP Sibolga menyampaikan surat penagihan pajak atau surat paksa ke Nias (lokasi kebun karet),” kata Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi di Mabes Polri Rabu (13/4).

Semestinya, ujar Ken, surat itu cukup diserahkan di kantor wajib pajak di Sibolga. Tapi karena direktur utama tidak berada di kantor, mereka membawa surat itu ke Nias hingga akhirnya terjadi tragedi itu.

“Rekan-rekan DJP Sibolga menganggap daerah tersebut tidaklah rawan. Salah seorang petugas juru sita itu orang sana, yang sepertinya yakin daerahnya tidak rawan,” tambah Ken.

Makanya, belajar dari kejadian itu, Ken mengakui DJP kecolongan. Ken menegaskan seharusnya setiap tugas pajak apalagi saat penagihan perlu didampingi oleh polisi.

“Kemarin kita kecolongan. Kita anggap daerah itu aman, ternyata tidak. Kita pastikan setiap petugas pajak akan didampingi polisi dalam setiap tugasnya. Apalagi untuk juru sita pajak, mereka pasti akan dikawal oleh pihak Kepolisian,” sambungnya.

Meski begitu Ken akan memberikan perhatian pada keluarga korban. Pihaknya menjamin anak dua juru sita pajak bersekolah sampai perguruan tinggi dan bila kelak mereka hendak bekerja di Pajak maka akan dipertimbangkan.

“Serta adanya kenaikan pangkat istimewa (pada dua korban). Mereka (korban) ingin menyampaikan surat ini kepada wajib pajak lantaran tunggakannya sudah semakin banyak dan sudah lama. Mereka menagih bukan untuk dirinya sendiri atau untuk perusahaan tapi mereka menagih untuk negara,” tambahnya.

Seperti diberitakan dua petugas Pajak yakni Parado Toga Fransriano Siahaan (30) dan Sozanolo Lase (35‎) tewas ditikam oleh wajib pajak.

Pelakunya bernama Agusman Lahagus (45). Peristiwa tragis itu terjadi di Jl Yos Sudarso, Desa Hilihao KM 5 Sunungsitoli, Selasa (12/4) sore.

Keduanya tewas setelah terlibat baku hantam dengan pelaku yang merupakan pengusaha karet.

Kejadian bermula saat Parado yang adalah juru sita di kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga ‎dan Sozanolo, honorer di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan‎ (KP2KP) Gunung Sitoli, mendatangi tempat usaha pelaku.

Mereka hendak menagih tunggakan pajak senilai Rp 14 miliar. Sesampainya di sana, kedua korban menanyakan kapan tunggakan pajak akan dibayarkan.

Lalu terjadi cekcok dan korban ditikam oleh pelaku hingga tewas. Sebanyak 10 orang telah ditangkap polisi.

source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *