Berita Desa

Gunung Sinabung Erupsi Dan Luncurkan Awan Panas, 6 Korban Tewas Terpangang – Berita Terbaru

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email



22 Mei 2016 – Gunung Sinabung Erupsi Dan Luncurkan Awan Panas, 6 Korban Tewas Terpangang – Berita Terbaru
Thanks for Subcribes and Share
Please Like and Coment
Data sementara dari BPBD Karo, Sumatera Utara menyatakan terdapat sembilan orang terkena awan panas, enam tewas dan tiga kritis dengan luka bakar terkena awan panas.
Pernyataan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, “Semua korban adalah warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo yang berada di zona merah saat Gunung Sinabung meletus disertai luncuran awan panas pada Sabtu (21/5/2016) pukul 16.48 WIB.”
Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, relawan dan masyarakat terus melakukan pencarian korban dengan menyisir rumah dan kebun masyarakat.
Tidak diketahui secara pasti berapa banyak masyarakat yang berada di Desa Gamber saat kejadian luncuran awan panas.
Nama korban meninggal yaitu, Karman Milala, Irwansyah Sembiring, Nantin Br. Sitepu, Leo Perangin-angin, Ngulik Ginting, dan Ersada Ginting.
Sementara korban luka, Brahim Sembiring, Cahaya Sembiring, dan Cahaya br Tarigan.
Semua korban kini berada di RS Efarina Etaham Kabanjahe.
Menurut pernyataan BNPB, seharusnya tidak ada aktivitas masyarakat di Desa Gamber yang dinyatakan sebagai daerah berbahaya atau zona merah.
Desa Gamber berada pada radius 4km di sisi tenggara dari puncak kawah Gunung Sinabung.
Berdasarkan rekomendasi PVMBG, di Desa Gamber tidak boleh ada aktivitas masyarakat karena berbahaya dari ancaman awan panas, lava pijar, bom, lapilli, abu pekat dan material lain dari erupsi.
“Namun sebagian masyarakat tetap nekat berkebun dan tinggal sementara waktu sambil mengolah kebun dan ladangnya. Alasan ekonomi adalah faktor utama yang menyebabkan masyarakat Desa Gamber tetap nekat melanggar larangan masuk ke desanya,” menurut pernyataan tersebut.
Letusan disertai awan panas masih sering terjadi sehingga membahayakan bagi petugas SAR.
Aktivitas vulkanik sampai sekarang masih tetap tinggi. Potensi letusan susulan disertai luncuran awan panas juga masih berpeluang terjadi di sisi timur, tenggara dan selatan.

source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *